Medan: Dzikir itu
surganya di dunia, apalagi dilaksanakan pada bulan ramadan. Karena Allah akan
menjanjikan surga di akhirat. Hal itu disampaikan Ustad H. Suryanda Lubis, SAg
pada tausiahnya di hadapan 2200 muslimah yang hadir, Senin (7/7) di rumah dinas
Gubernur Sumatera Utara Jalan Jendral Sudirman No 41 Medan.
Dzikir yang dipimpinnya,
juga mengajak kepada ummat muslim untuk menjalankan segala ibadah selama Ramadan,
mulai puasa, sholat tarawih, tadarus juga dzikir. Karena akan mendapat pahala
yang berlipat ganda. "Di Ramadan ini kita mempertajam ibadah kita dari
hari-hari biasanya, sehingga menimbulkan rasa empati dan kepedulian sesama,
termasuk rasa cinta kita pada Allah," paparnya.
Selain itu keindahan
dzikir membuat kita sebagai hamba bersyukur atas rahmat dan karunia yang telah
diberikan Allah kepada kita. "Semakin mendekatkan diri kita kepada Allah,
semakin sayang Allah dan membuat kita sebagai hamba yang bersyukur," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan
Ustazah Hj. Fauziah Noor, bahwa Allah telah menjanjikan kepada hambanya akan
surga atas amal ibadah yang selalu dikerjakan, khususnya di bulan Ramadan yang
memiliki keistimewaan dibandingkan dengan bulan-bulan biasanya.
Meski tak hanya di bulan-bulan
biasanya, sudah tentu banyak cobaan termasuk di bulan Ramadan. Maka dibutuhkan
kesabaran, karena dengan sabar itu juga mengandung pahala luar biasa di saat
bulan penuh barokah. "Kesabaran dibulan Ramadan sudah pasti mendapat
berkah dan pahala, sebagai ibu dan istri sudah tentu akan menyiapkan menu sahur
dan berbuka. Khusus sahur tentunya sangat berat bangun di tengah malam, tapi
disitulah Allah akan memberi pahala kepada kaum ibu yang mengerjakan
tugasnya,"paparnya.
Sementara Gubernur
Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST,MSi mengajak agar senantiasa berdzikir
karena dengan berdzikir kita tak hanya mendapat pahala juga menentramkan jiwa.
Maka mari kita tingkatkan amal ibadah selama bulan Ramadan agar kita mendapat
pahala dari Allah.
"Sebagai hamba kita
wajib untuk beribadah baik pada hari-hari biasa khususnya bulan penuh berkah
ini, karena Allah menjanjikan pahala dan ganjaran berlimpah."jelasnya.
Hal senada juga
disampaikan Penasehat Salimah dan AMTI Sumut, Hj. Sutias Handyani Gatot Pujo
Nugroho mengatakan melalui Dzikir akbar ini kita meningkatkan semangat ramadan
dan peran ukuwah islamiah yang mampu membentuk karakter bangsa.
"Dengan dzikir
kepribadian kita selalu terbentuk menjadi yang lebih religius dan bertaqwa
kepada Allah dan ini kelak mampu meningkatkan karakter ummat lebih baik dan
menjadi islam yang bertaqwa,"jelasnya
Sementara peserta yang
direncanakan hadir sekitar 1000 muslimah, panitia sempat kelabakan karena
membludak hingga 2.200 peserta yang datang mengikuti dzikir akbar.


Post a Comment